Profile Actor / Actress
Film ini berdasarkan kisah nyata Antonio Blanco (Michael Pas), pelukis Spanyol, yang pada tahun 1951 sampai di Bali karena pengaruh buku The Island of Bali karya Miguel Covarubias. Di Pulau ini ia kemudian berjumpa dengan modelnya, Ni Ronji (Ni Ketut Melati), jatuh cinta, dan menikahinya. Ia tinggal di pulau itu hingga saat meninggalnya....
selengkapnya
Anne (Rachel Maryam), berayah Jawa beribu Belanda. Karena perkawinan ini, ayahnya diusir dari keluarga dan sang ayah membangun usaha perkebunan sendiri. Anne ditinggal ayahnya karena kecelakaan ketika masih kecil. Ketika berusia 10 tahun, keadaan Jogja kisruh. Sekolah Anne ditutup, dan perusahaan yang dipegang ibunya yang Belanda harus diserahkan kepada pribumi. Perkebunan itu diambil alih oleh ayah Satrio (Arie Kristanto), sahabat Anne. Akibat semua ini, ibu Anne meninggal, hingga Anne hidup ha...
selengkapnya
Di sebuah sekolah (yang tak ada namanya, cuma lampu bertuliskan "Fantasi"), akan diadakan pentas musik. Pentas ini berjudul "Jakarta Cinderella" ini dibawakan tiga orang yang menjadi peran utama yaitu Indah (Rini), yang menjadi Si Jutek alias anak ibu tiri, Bunga (Cindy) sebagai Upik Abu, dan Ronald (Micky) sebagai pangeran. Kenyataannya, Bunga adalah anak yang sombong karena merasa telah jadi bintang sinetron. Bunga pacaran dengan Ronald, sementara di sisi lain Indah menaruh hati pada Ronald. H...
selengkapnya
Perpaduan antara kisah fiktif dan peristiwa nyata. Film ini memang menggunakan rekaman reportase dari berbagai media televisi atas peristiwa Semanggi I. Kisahnya tentang jam-jam di sekitar Tragedi Semanggi I, 13 November 1998. Lanang (Teuku Firmansyah), aktivis mahasiswa Universitas Atmajaya, bersama teman-temannya mempersiapkan aksi besar-besaran untuk datang ke Sidang Istimewa MPR. Ibu Lanang, Ny Satya Graha (Hanna Wijaya) dan temannya, Jeng Tri (Berliana Febrianti) ikut membantu aksi mahasisw...
selengkapnya
Tina (Tina Toon), murid kelas V SD, yang tinggal bersama ayahnya, Tono (Deddy Saroenk), harus mengamen supaya bisa sekolah di SMP. Saat mengamen ini Tina jumpa dengan produser rekaman, Aswin (Aswin Fabanyo), yang terpesona melihat gaya joged Tina. Tina dan Tono diusir dari rumah kontrakan mereka. Tina dititipkan ke neneknya (Ingrid Widjanarko), di mana tinggal juga dua anaknya, Mak Wecek (Pretty Asmara) dan Opang (Noval Kurnia). Mak Wecek dan anaknya, Ivi (Alfiah) kesal dengan Tina, karena iri l...
selengkapnya